Saturday, May 06, 2006

Cinta ?!


Cinta?
Sejuta rasa dan warnanya teragungkan di lembar-lembar kisah roman manusia Sang Gibran pun lelah memaknainya dalam seribu satu syair bunga cinta
Shakespeare kehilangan hakikinya dalam pseudo-dramatic adegan sandiwara
Dan cinta pun berakhir dalam benaman piciknya ruang makna Kenapa ?!
Karena cinta hanya jadi dongeng peraduan sepasang jiwa muda
Karena cinta sekedar jadi romantika dua hati yang bergejolak menahan rasa
Karena cinta cuma jadi cumbu rayu manja yang mengatas namakan cinta
Betapa Cinta ?
adalah ketika seorang manusia baru terlahir dari rahim ibunya
Setitik air susu mengalir dengan ikhlas menebus dahaga
Sepasang mata tak mampu terpejam meninabobokan sayangnya
Sang ayah basah keringat mengumpulkan nafkah demi anaknya
Betapa Cinta ?
Adalah ketika setetes darah jatuh ke bumi membayar harga kehormatan Ad-Dien (al-Islam) airmata membasahi sudut mata menyerahkan pengorbanan
lelah dan takut terusir oleh harapan akan pulang ke Surga Adn
keberanian bergetar bersama cinta dan keridhaan
sementara nyawa pun diregang di tepian ranjang kematian
Betapa Cinta ?
Adalah ketika Sang Utusan dalam detik-detik kematian
Terucap kata bijak yang menyentuh kalbu peradaban
Ummatku? ummatku?Dan matanya pun terpejam diiringi derai kesedihan seluruh zaman
Betapa Cinta ?
adalah ketika Sang Raja Semesta menebar kasih sayangnya ke penjuru langit dan bumi
kau manusia, tetap diberi-Nya meski kau mengingkari
kau manusia, tetap dikasih-sayangi-Nya meski riak lakumu tak berbudi
kau manusia, tetap dilindungi-Nya meski kau tak mengabdi
kau manusia, tetap dicintai-Nya meski kau tak mencintai
kau manusia, tetap diperhatikan-Nya meski kau tak peduli
kau manusia, tetap diharapkan-Nya meski kau maksiyat berkali-kali
Dan dalam takdirnya, kau tetap menjadi manusia sejati
Niscaya bumi takkan menjadi dunia tanpa ada cinta
Walau cinta begitu picik diwakili oleh seuntai kosa kata usang dalam
bait-bait syair manja dan skenario melodrama yang justru tak pernah
mewakili sejuta rasa cinta

"Katakanlah, 'Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu,
istri-istrimu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu peroleh,
perniagaan yang kamu khawatir merugi dan tempat tinggal yang kamu sukai
lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad
di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya?
Dan Allah tidak menunjuki kaum yang fasik.'"
(Qs. At-Taubah : 24)




Thursday, May 04, 2006



Bila suatu saat Aku Jatuh Cinta

Allahu Rabbi aku minta izinBila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan
bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi..
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu RabbiBila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kamiBerilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi...
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu"
Hidup untuk Mempersembahkan Yang Terbaik,
yaitu Bermakna bagidunia dan Berarti bagi Akhirat"





source : muhasabah aa gym

Saturday, April 29, 2006


Kiat sukses dunia akhirat dari Nabi


Malu rasanya sering mengutip kiat sukses dari orang barat.
Maka yang ini kiat dari Rasulullah. Dijamin lebih mustajab. Saya kutip dari
situs

Renungan Islam
.


HADIS MUTHAHHARAH

Dari Sayyidina Khalid bin Al-Walid Radiallahu’anhu telah berkata : Telah datang seorang arab desa kepada Rasulullah S.A.W yang mana dia
menyatakan tujuannya : Wahai Rasulullah! sesungguhnya kedatanganku ini adalah
untuk bertanya kepada engkau mengenai apa yang akan menyempurnakan diriku di
dunia dan akhirat. Maka baginda S.A.W telah berkata kepadanya Tanyalah apa yang
engkau kehendaki :


Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang alim

Baginda S.A.W menjawab : Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi orang yang
alim


Dia berkata : Aku mau menjadi orang paling kaya

Baginda S.A.W menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka engkau
akan jadi orang paling kaya Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang
adil


Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih
pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia


Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang paling baik

Baginda S.A.W menjawab: Jadilah orang yang berguna kepada masyarakat maka engkau
akan jadi sebaik-baik manusia


Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang istimewa di
sisi Allah
Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan zikrullah nescaya engkau
akan jadi orang istimewa di sisi Allah


Dia berkata : Aku mau disempurnakan imanku
Baginda S.A.W menjawab : Perelokkan akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna


Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan orang yang
muhsinin (baik)


Baginda S.A.W menjawab : Beribadatlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya
dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat
engkau maka dengan cara ini engkau akan termasuk golongan muhsinin


Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka
yang taat
Baginda S.A.W menjawab : Tunaikan segala kewajipan yang
difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat


Dia berkata : Aku mau berjumpa Allah dalan keadaan
bersih daripada dosa
Baginda S.A.W menjawab : Bersihkan dirimu daripada
najis dosa nescaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci daripada dosa


Dia berkata : Aku mau dihimpun pada hari qiamat di bawah
cahaya
Baginda S.A.W menjawab : Jangan menzalimi seseorang maka engkau
akan dihitung pada hari qiamat di bawah cahaya


Dia berkata : Aku mau dikasihi oleh Allah pada hari
qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah dirimu dan kasihanilah
orang lain nescaya Allah akan mengasihanimu pada hari qiamat


Dia berkata : Aku mau dihapuskan segala dosaku
Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan beristighfar nescaya akan dihapuskan(
kurangkan ) segala dosamu


Dia berkata : Aku mau menjadi semulia-mulia manusia
Baginda S.A.W menjawab : Jangan mengesyaki sesuatu perkara pada orang
lain nescaya engkau akan jadi semulia-mulia manusia


Dia berkata : Aku mau menjadi segagah-gagah manusia
Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa menyerah diri (tawakkal) kepada Allah
nescaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia


Dia berkata : Aku mau dimurahkan rezeki oleh Allah
Baginda S.A.W menjawab : Sentiasa berada dalam keadaan bersih ( dari
hadas ) nescaya Allah akan memurahkan rezeki kepadamu


Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka
yang dikasihi oleh Allah dan rasulNya
Baginda S.A.W menjawab :
Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau termasuk
dalam golongan yang dicintai oleh Mereka


Dia berkata : Aku mau diselamatkan dari kemurkaan Allah
pada hari qiamat
Baginda S.A.W menjawab : Jangan marah kepada orang
lain nescaya engkau akan terselamat daripada kemurkaan Allah dan rasulNya


Dia berkata : Aku mau diterima segala permohonanku
Baginda S.A.W menjawab : Jauhilah makanan haram nescaya segala
permohonanmu akan diterimaNya


Dia berkata : Aku mau agar Allah menutupkan segala
keaibanku pada hari qiamat


Baginda S.A.W menjawab : Tutuplah keburukan orang lain nescaya Allah akan
menutup keaibanmu pada hari qiamat


Dia berkata : Siapa yang terselamat daripada dosa?


Baginda S.A.W menjawab : Orang yang sentiasa mengalir air mata penyesalan,mereka
yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan


Dia berkata : Apakah sebesar-besar kebaikan di sisi
Allah?
Baginda S.A.W menjawab : Elok budi pekerti, rendah diri dan
sabar dengan ujian ( bala )


Dia berkata : Apakah sebesar-besar kejahatan di sisi
Allah?
Baginda S.A.W menjawab : Buruk akhlak dan sedikit ketaatan


Dia berkata : Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di
dunia dan akhirat ?
Baginda S.A.W menjawab : Sedekah dalam keadaan
sembunyi ( tidak diketahui ) dan menghubungkan kasih sayang


Dia berkata: Apakah yang akan memadamkan api neraka pada
hari qiamat?
Baginda S.A.W menjawab : sabar di dunia dengan bala dan
musibah


By : ayubcharter